Background

Background

Please klick image for change background

  • image1
  • image2
  • image3
  • image4
  • image2
  • image1
  • image4
  • image3
Cinta itu Seperti bunga mawar jika kita tidak merawatnya bunga itu akan rusak dengan sendirinya
dan ketika sang bunga ingin membuat kelopak baru cukup lama membuat kelopak bunga yang indah

itulah mengapa cinta begitu sulit datang dan cepat pergi karena cinta yang sesungguhnya takan hilang dan akan selalu terawat hingga akhir waktu
Suara atap rumah yang berdenting di telinga ku dengan nada alunan yang membuat suara indah di telingaku , ku dekatkan badan ku ke dapan jendela kamar , melihat sebuah rintik hujan yang membasahi ladang yang kering , pepohonan dan rerumputan yang menjadi segar kembali
Jendela yang di penuhi embun  hujan dan benih – benih air yang berada di kaca yang membuat ku damai dalam jiwa ini
Menatap indahnya hujan ini raga serta jiwa ku tenang dalam kedamaian alunan rintik hujan menyertai sejuknya hawa sekitar ku membuat aku ingin menari bersama hujan dan pepohonan di luar sana menyambut datangnya hujan yang membasahi lembah kehidupan ini

Seketika aku berkhayal seperti itu aku merasakan senang yang begitu dalam
Ingin sekali aku merasakan diri ku seperti dulu bermain bersama derasnya hujan , dan berjalan mengikuti arah mata angin di sebuah pegunungan yang indah
Rindu akan kenangan saat berada dalam kedamaian alam ini
Aku hanyalah seorang lelaki yang tak bisa hidup tanpa sebuah perasaan dalam hati ini

Ketika sebuah nada hati ini berkata di lembaran kertas yang akan ku berikan kepada seorang yang aku sayang
  
Disaat itu hati ini berkata “ Ketika kita bersama senyum mu yang kau berikan kepadaku sungguh manis dan melekat dalam pikiran ku , Wajah yang selalu berseri ketika bertemu dengan mu saat itulah aku merasa bangga dengan dirimu dan ingin selalu bersama mu  “

Dibawah pohon rindang dan sinar mentari yang membawa keindahan alam serta angin yang membawa ku kedalam kedamaian hidup sejenak aku menutup mata dan kedua tangan ini memgang kertas dan pensil

Setiap kedamaian dalam pikiranku selalu ada bayangmu yang mendapingi ku setiap waktu

Aku berharap detik ini kau ada di sampingu karena aku ingin berbagi rasa terhadapmu dengan sebuah kertas hati ini

Di sebuah lembaran itu aku tak bertuju mendapatkan sepenuhnya cinta darinya tetapi hanya ingin mengungkapkan segala rasa dalam hati dan jika kau belum bisa menerima kertas hati ku akan kutunggu hingga kau menerima semua kertas hati ini
Akan ku tunggu selama hidup ini karena kertas hati ku ini hanyalah untuk mu

Dan ketika aku sudah tidak berada di dunia ini

“Aku berharap kau membaca sebuah kertas hatiku di bawah pohon ini “

Detik denyut nadi kehidupan
akan menjadi sebuah alur
alur yang  takan bisa terhenti oleh waktu

Rasa Cinta , Rasa Sayang  dan semua rasa yang kau rasakan itu
Akan menjadi sebuah jalan bagi mu
yang akan selalu kau lalui dalam setiap detik kehidupanmu

Senang maupun sedih itu perasaan yang akan selalu menyertai sebuah kehidupan
disetiap persimpangan jalan  selalu ada  jalan yang harus kita pilih dalam hidup mu
Jalan mudah atau sulit itu jalan yang harus kau pilih di hidup mu

Semua orang pasti berharap hidupnya penuh dengan kebahagiaan
Tetapi dalam kehidupan ini dimana ada kebahagiaan kita selalu di ikuti dengan rasa sedih
Yang suatu saat akan muncul disaat kita sedang bimbang dan gelisah

Setiap jalan hidup kita pasti  selalu  terjatuh akan tetapi apakah kita bisa bangkit kembali
Seperti kita menjalani kehidupan semestinya .
Hanya satu yang bisa membuat kita bangkit kembali dalam hidup ini yaitu diri kita sendiri
Sebuah kesadaran yang akan menuntun kita melangkah di jalan hidup ini

Dan di dampingi seorang  yang  terpenting  dalam hidupmu
Yang akan membantumu disaat kau butuh dan bisa menjagamu disaat kau membutuhkan perlindungan 
Cerita dilanjutkan oleh putri

             5 Tahun sudah lamanya aku berada di daerah yogyakarta dan kini aku pun ingin kembali bersama keluarga ku pindah kembali ke daerah ihsan ketika aku di perjalanan terasa begitu lambat karena aku tak tahan ingin bertemu ihsan yang selama 5 tahun ini detik waktu terasa lama sekali di benak ku  , waktu berlalu begitu cepat disaat aku tertidur  dan ketika aku membuka mata aku sudah berada di daerah tempat ku dulu bertemu ihsan aku sangat senang dan aku langsung menudju rumah ihsan semua kini kian berubah banyak bangunan yang baru dan masih asing di pikiran ku akan tetapi walau banyak bangunan baru aku selalu ingat dengan rumah ihsan

            Ketika aku berjalan menuju rumah ihsan banyak teman SMA ku menyapa ku dan saat aku berada tepat di depan rumah ihsan aku sangat bahagia sekali lalu ku ketuk pintu rumah ihsan dan keluarlah ibu ihsan ketika ibu ihsan melihatku dia heran melihat wajahku seketika saat ibu mengenal diriku ini putri ibu ihsan langsung memeluk diriku dengan di hiasi air mata ibu ihsan
Aku bertanya
“ Ibu kenapa menangis ?
  Ihsan ada dimana bu ?
Dia sedang tidak ada dirumah ? “
Ibu ihsan berkata
“ Ihsan putri .,.,.,.,.,ihsan “
Hanya kata – kata itu yang  terucap di mulut ibu ihsan  dan aku hanya bisa panik dan langsung aku bertanya
“ Ihsan kenapa bu ?
Ihsan baik – baik saja kan  ?

Seketika air  mata  ku terus mengalir tanpa henti disaat ibu ihsan menceritakan sebuah kecelakaan disaat ingin berlibur dirumah ku yang berada di Yogyakarta
Aku bertanya
“ Ibu Ihsan ada dimana
Dengan air mata yang  selalu menetes dipipinya
Ibu Ihsan
“ Ihsan koma di rumah sakit sudah selama 2,5 tahun dia belum sadar , Dokter berkata ihsan sudah akan dinyatakan meninggal “

            Seketika hati ini seperti ada yang menusuk dan rasanya sakit sekali mendengar kabar itu langusng aku mengajak ibu ihsan menuju rumah sakit tempat ihsan dirawat , ketika kita tiba di rumah sakit tersebut aku langsung bertanya tempat ruangan ihsan di rawat kepada ibunya

           Di ruangan melati no 1 tempat ihsan dirawat , aku langsung menuju ruangan itu , ketika aku buka pintu ruangan ihsan dirawat , seketika badan ini melemas air mata selalu mengalir melihat ihsan berbaring tak berdaya di ruangan itu

          Aku mengengam tangan ihsan dan berjanji “ aku  takan meninggalkan mu dan akan merawatmu hingga kau sembuh dan tersenyum kembali bersama diriku  dan selalu ada disisi ku  
Setiap hari aku selalu merawatnya hingga disaat suka maupun duka ku aku selalu merawatnya tak terasa waktu sudah terlewati 5 bulan tak terasa jika aku bersama ihsan walau dia tak sadar dan pesan dokter keadaan ihsan mulai membaik dari 2 tahun yang lalu , aku senang mendengarnya
Sehari – hari ku selalu berdoa dan berharap ihsan bisa sadar seperti dulu  lagi andaikan aku bisa merasakan yang dia rasakan , jika bisa aku akan merelakan tubuh ini merasakan rasa yang ihsan rasakan akan tetapi aku tak bisa karena AKU BUKAN DIRINYA

          8 bulan telah berlalu disaat aku membawa lembaran kertas kehidupan ku bersama dia dan saat aku berada di luar kota ingin ku perlihatkan kepadanya walau dia tak sadar , setiap hari aku berada di rumah sakit dan merawat ihsan akupun selalu menulis di sebuah lembaran kertas ini , ku genggam tangan ihsan dan berkata “ andaikan kau bisa melihat semua lembaran kehidupan aku dan dirimu ini “ kemudian tak terasa tangan ihsan bergerak menggengam tangan ku dan dia sadar , rasa yang takan bisa aku utarakan dengan kata – kata karena begitu amat senangnya , kemudian  ihsan berkata putri kau ada disni .

         Aku sangat senang dia masih mengenal ku dan menyebut nama ku , tak lupa aku langsung meperlihatkan lembaran kehidupan itu kepada ihsan , hari demi hari ihsan membaik semua orang yang berada di sekitarnya merasakan senang melihat ihsan mulai membaik , Dokter berkata ini sungguh diluar dugaan ku , kau membawa sebuah ke ajaiban kepada ihsan , sungguh luar bisa .
Ketika ihsan keluar dari rumah sakit hari- hari aku selalu bersamanya hingga iya tersenyum kembali dan pada akhirnya aku bertemu ihsan di bukit ini dan menggantungkan lembaran kisah hidup ku dengan dirinya                                                                                                                                                


                                                                                                                       Sekian ^_^